Mana Kutahu Kau Sudah Ada Yang Punya
Baru sehari kemarin kita telah terbiasa bercanda tawa…
Seleramu itu membuat aku terpesona….
Hingga tiada terasa aku menjadi larut dengan tingkah lakumu
Manisnya bisikkan kata-kata pengharapan darimu…
Kau dewi cahaya yang memberikan pelita jiwa…
Sehingga dunia ini akan hidup dalam keabadian...
Kau bidadari di awan yang memberikan kedamaian hati…
Di mana segala tangisku kau bawa dalam suci belaianmu…
Bedug-bedug asmara menggebuk kencang isi hatiku…
Walaupun ini yang sudah lama aku pendam...
Menanti belahan hati pada sisa hidupku…
Tak ingin aku lepas lagi perjumpaan denganmu…
Tapi aku benar-benar tak tahu…
Segalanya di dalam hubungan ini dapat terjadi…
Aku tak akan pernah mau merebutmu dari dia…
Walaupun masih tersisa cinta dan aku tetap bahagia…
Bukan salahmu untuk berkata jujur padaku…
Karena aku yang tak ingin menyakiti hati siapapun…
Kita adalah manusia yang memiliki perasaan…
Kusadari betul di dalam setiap langkah hidupku…
Sekarang yang bisa aku lakukan hanya menunggu…
Bukan menunggu kembalinya kata-kata harapan darimu…
Aku hanya bisa menunggu takdirku dalam waktu…
Dalam penunjuk arah menuju aku berlabuh…
Entah kemana…
Aku tetap menunggu…
13 Maret 2008



Comments